Teardrops are falling
Down your face again, 'cause I
Don't know how to love you when
I am broken too...
Lagu ini adalah potongan lirik lagu terakhir dari Liam Payne, salah satu personil One Direction yang beberapa hari lalu dikabarkan meninggal akibat dugaan 'bundir' terjun dari balkon kamar hotelnya.
Sebelumnya, muncul pertanyaan kenapa aku mencoba membahas tentang ini. Ini bukan sekedar hanya karena kasus ini sedang viral
Tapi...Ada hal lain seperti.. aku merasa i got a calling to discussing about this. karena aku merasa bahwa belakangan ini memang kehidupan cukup berat untuk dihadapi oleh kita dan banyak orang. dan lewat membahas ini mungkin bisa menjadi pengigat dan penguat kita sama-sama.
Lewat video ini aku akan mencoba menganalisa kasus ini lewat kacamata analisa psikologis. Karena menurutku di kasus ini ada beberapa hal yang berhubungan dengan faktor masalah psikologis yang berkenaan dengan penyebab meninggalnya Liam.
Jadi, kebetulan aku punya background kuliah di jurusan psikologi, meskipun belum lanjut di master dan belum ambil praktek untuk konseling klinis.
Nah, di kelas psikologi di s1 itu kita ada belajar tentang menganalisa kasus psikologis lewat materi yang kita dapat dari buku cerita, ataupun film buat mencoba menganalisa suatu kasus yang dialami tokoh yang ada di dalam cerita. Dan dari sana, kita bisa memahami alur masalah yang dialami seseorang sampai timbulnya suatu gangguan kepribadian, atau masalah yang berkaitan dengan psikologi yang bisa sampai terjadi dengan orang tersebut.
Dan itu semua kita bisa analisa berdasarkan teori psikologi; jadi ada dasar ilmu yang kita gunakan untuk menganalisa suatu kasus. Dan dari hasil analisa tersebut bisa menjadi bahan pelajaran untuk kita supaya bisa mengambil suatu pelajajaran atau hikmah dan juga sebagai cara kita bisa memahami sisi manusia dengan lebih baik.
Dan aku berharap lewat video ini kita juga bisa sama sama belajar dan mendapat pelajaran lewat analisa kasus ini. Disini ada beberapa poin yang akan aku bahas..
Penyebab...
#1 Depresi dan post power syndrom
Awal dari melihat kasus ini, jika kemungkinan benar karena bunuh diri; maka hal pertama yang terlintas adalah biasanya akibat faktor depresi.
Dan hal pertama yang terlintas di pikiranku awalnya adalah apakah mengalami 'post-star syndrom'? atau istilahnya masalah yang dialami seorang 'star; atau artis akibat kemunduran karir yang dia alami. tapi ternyata post-star syndrom itu nggak ada. kalo 'star syndrom' memang ada. mungkin bisa aku coba bahas di video lain tentang ini.
Dan ternyata di kasus ini, bisa lebih tepatnya yang terjadi adalah ada istilah dalam analisa klinis itu yaitu 'post power syndrom' .
Kalo di kelas psikologi, istilah ini bisa ditemukan di kajian psikologi perkembangan, dan istilah post power syndrom ini umumnya terjadi biasanya di usia lansia, ketika seseorang yang mengalami masa pensiun, apalagi ketika orang tersebut sebelumnya memiliki karir jabatan yang tinggi, atau punya power, atau berkuasa di lingkungan pekerjaannya.
Dan menurutku hal ini bisa dihubungkan juga dengan situasi yang dihadapi seseorang di usia produktif dan usia dewasa middle age, seperti Liam di usia 30an.
Dan kita tahu secara semua anggota dari One Direction seperti Liam, mereka terkenal di usia yang masih muda terutama Liam Payne yang sudah masuk ke dunia musik sejak usia 16 tahun. Dan One Direction adalah karir tertinggi dalam hidup seorang Liam.
Ketika mereka pada akhirnya berpisah dan punya solo karir masing-masing, temannya yang lain masih cukup bisa sukses untuk berkarir sendiri membawa nama mereka masing-masing meskipun dengan cara mereka masing-masing. Termasuk Zayn, harry, dan Niall yang saat terakhir sedang mengadakan konsernya sendiri. Dan di antara mereka berlima, mungkin bisa dibilang Liam yang punya posisi paling kurang beruntung di solo karir.
Dan ini menjadi pencetus penyebab utama masalah yang dia hadapi sampai mengalami depresi berkepanjangan dan akar msalah dari masalah lainnya seperti penyalahgunaan obat dan masalah psikologis lain.
#2 mengidap ADHD, Penyalahgunaan obat dan rehabilitasi 3 bulan.
Ada rekam jejak yang beredar di tahun-tahun sebelumnya, ketika Liam dengan terbuka mengungkapkan sudah mengalami depresi dan dia struggling karena sering berpikir untuk bundir dan mulai punya adiksi dengan minuman. Bisa jadi depresi ini sudah mulai terjadi sejak jaman covid. Dan dilihat dari vlog di Youtubenya, dia berusaha untuk mencoba gaya hidup sehat dan workout untuk mencoba mengubah bentuk badannya lebih sehat.
Dan di 2023 dia ternyata pernah direhabilitasi selama 100 hari dan dia juga didiagnosa mengidap ADHD pada usia dewasa.
#3 Relationship dengan orang terdekat; pacar di saat-saat terakhir
Kalo dilihat dari kehidupan pribadi, Liam termasuk punya masalah yang cukup kompleks karena dia pernah menikah muda tapi sangat singkat karena perceraian dan memiliki anak, tapi disana dia tidak bisa membentuk 'sebuah keluarga' dan juga mungkin tidak bisa membangun hubungan yang baik setelahnya. Dan masalah relationship ini juga bisa jadi terjadi dengan pasangannya yang terakhir di saat-saat sebelum dia meninggal.
Kita lihat ada video ketika Liam dan pacarnya sedang di Argentina untuk menonton konser Niall. Di video itu bisa sangat terlihat seorang Liam sedang dalam kondisi yang mulai tidak baik-baik saja, tapi ia masih berusaha untuk terlihat baik.
Ketika pacarnya bilang, 'mereka bangun siang hari sampai jam 12 siang hampir setiap hari, dan seperti seorang Loser, orang yang gagal..
Dan dari responnya Liam sangat kelihatan dia berusaha menolak ungkapan tersebut dan itu terlihat dari ekspresi wajahnya. Tapi mungkin saja pacarnya orang yang kurang peka dan nyemblak. Dan bisa jadi, sebenarnya hubungan mereka di saat itu sudah tidak baik-baik saja. Dan bisa jadi ada pertengkaran besar terjadi, sebelum dia bundir 2 hari setelahnya.
Padalah mungkin.. di hari-hari masa liburan itu sebenarnya sedang butuh untuk ditemani bersama orang yang paling ia sayangi supaya ia bisa semangat lagi. Tapi ternyata disana muncul masalah lain dan membuat dia semakin terpuruk. Dan pada akhirnya ia seperti merasa sudah 'kehilangan semua hal dalam hidupnya' dan hidupnya serasa tidak berarti lagi, dan ia harus menghadapi itu semua sendiri dengan dirinya sendiri.
Aku ingat sebuah kalimat yang pernah dikatakan oleh dr.Tirta dalan sebuah poidsat. Dia bilang; jangan pernah meninggalkan orang yang sedang depresi dalam kondisi kesepian dan sendiri. Karena di kondisi ini justru saat paling penting buat seseorang yang sedang membutuhkan support.
Kadang seseorang itu nggak selalu harus membantu atau dibantu dalam bentuk yang besar. Dengan rasa peduli, merasa ditemani dan nggak merasa sendiri kadang itu hal yang paling dibutuhkan. Apalagi jika itu hal bisa dari orang terdekat dan dia merasa paling berarti dalam hidupnya. Itu akan sangat membantu mengobati.
Kepedulian adalah hal yang paling berarti bagi seseorang.. Dalam bentuk apapun bahkan lewat hal paling sederhana...
Dan the last is..
#4 Lagu terakhir teardrop
Terkadang dalam hidup ini manusia akan meninggalkan suatu jejak yang sebenarnya tanpa ia sadari itu adalah sesuatu yang mewakili diri dan kehidupan yang sebenarnya sedang ia jalani. Dan terkadang ada orang-orang tertentu yang bisa menyadari dan membaca pola ini.
Dan lewat lagu ini, Liam seperti terang-terangan mengungapkan perasaannya dan masalah yang dia hadapi... lagu yang mewakili kehidupan personalnya sendiri...
Teardrops are falling
Down your face again, 'cause I
Don't know how to love you when
I am broken too
Maybe your words make sense
I could be the problem, I'm so sorry
I know we could just be friends
But I don't know when we come down from this softly
Checking on my phone, tryna see what I did last night
Baby, I'm hating on myself 'cause I hate it when I make you cry
All we do is break and bend
I'm struggling to see the sunrise lately
Really wish that I could mend
All the little things that make you crazy
Teardrops are falling
I'll make you love me again, I swear
I'm gonna learn how to be a better man
Tell me, is there
Any room to love you
Any room to hold you
[ Teardrops are falling
I'll make you love me again but I
Don't know how to love you when
I am broken too......... ]
Di lirik ini yang ditekankan berulang seakan-akan dia ingin mengungkapkan bahwa sebenarnya dia sangat ingin bisa mencintai dengan baik dan ingin memberikan cinta yang baik agar ia bisa dicintai.. tapi dia merasa tidak mampu melakukannya...
Lalu, apakah benar teori yang mengatakan bahwa, seseorang tidak akan bisa mencintai atau menghargai orang lain dengan baik ketika ia sendiri tidak mampu mencintai atau menghargai diri dan kehidupannya sendiri... ?
Dan ia merasa bersalah dan kecewa dengan dirinya sendiri mengapa tidak bisa melakukan hal tersebut...
kepada orang yang ia cintai, kepada orang yang mencintainya...
Dan pada akhirnya.... kehidupan berakhir...

0 Komentar